<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pelecehan seksual Archives - Pelajar Wajo</title>
	<atom:link href="https://www.pelajarwajo.com/tag/pelecehan-seksual/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description>Belajar dengan Cara Terkini</description>
	<lastBuildDate>Tue, 14 Apr 2026 03:50:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.pelajarwajo.com/wp-content/uploads/2024/12/cropped-icon-pelajar-wajo-32x32.webp</url>
	<title>pelecehan seksual Archives - Pelajar Wajo</title>
	<link></link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pelecehan Seksual FH UI, 16 Mahasiswa Kehilangan Status IKM</title>
		<link>https://www.pelajarwajo.com/2026/04/14/pelecehan-seksual-fh-ui-16-mahasiswa-kehilangan-status-ikm/</link>
					<comments>https://www.pelajarwajo.com/2026/04/14/pelecehan-seksual-fh-ui-16-mahasiswa-kehilangan-status-ikm/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Pelajar Wajo]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Apr 2026 03:50:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa fh ui]]></category>
		<category><![CDATA[pelecehan seksual]]></category>
		<category><![CDATA[UI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pelajarwajo.com/?p=9986</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pelajarwajo.com &#8211; Dunia kampus kembali diguncang. Kasus dugaan...</p>
<p>The post <a href="https://www.pelajarwajo.com/2026/04/14/pelecehan-seksual-fh-ui-16-mahasiswa-kehilangan-status-ikm/">Pelecehan Seksual FH UI, 16 Mahasiswa Kehilangan Status IKM</a> appeared first on <a href="https://www.pelajarwajo.com">Pelajar Wajo</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="font-claude-response-body break-words whitespace-normal leading-[1.7]"><strong>Pelajarwajo.com &#8211; Dunia kampus kembali diguncang.</strong> Kasus dugaan <strong>pelecehan seksual mahasiswa FH UI</strong> mencuat ke permukaan setelah tangkapan layar percakapan grup pesan singkat beredar luas di media sosial. Isinya: narasi bernuansa objektifikasi dan pelecehan terhadap perempuan yang disebut melibatkan belasan mahasiswa aktif — termasuk sejumlah pengurus organisasi fakultas.</p>
<p class="font-claude-response-body break-words whitespace-normal leading-[1.7]">Kejadian ini bukan sekadar gosip kampus. <strong>Pada 12 April 2026</strong>, pihak FH UI menerima aduan resmi. Dua hari kemudian, Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) FH UI mengambil langkah tegas yang jarang terjadi di lingkungan perguruan tinggi Indonesia.</p>
<p class="text-text-100 mt-2 -mb-1 text-base font-bold"><strong>Key Takeaways</strong></p>
<ul class="[li_&amp;]:mb-0 [li_&amp;]:mt-1 [li_&amp;]:gap-1 [&amp;:not(:last-child)_ul]:pb-1 [&amp;:not(:last-child)_ol]:pb-1 list-disc flex flex-col gap-1 pl-8 mb-3">
<li class="whitespace-normal break-words pl-2">🔴 <strong>16 mahasiswa FH UI angkatan 2023</strong> resmi dicabut status keanggotaan aktif IKM FH UI melalui SK BPM Nomor 007/SK/BPMFHUI/IV/2026.</li>
<li class="whitespace-normal break-words pl-2">🔴 Konten grup chat pertama kali viral melalui akun X <strong>@sampahfhui</strong>, memperlihatkan isi percakapan yang mengandung indikasi kekerasan seksual verbal dan tertulis.</li>
<li class="whitespace-normal break-words pl-2">🔴 <strong>Dekan FH UI</strong> mengecam keras perilaku tersebut dan membuka proses verifikasi, sementara <strong>Rektor UI</strong> menegaskan: <em>&#8220;Kita lawan kekerasan seksual.&#8221;</em></li>
</ul>
<h2 class="text-text-100 mt-3 -mb-1 text-[1.125rem] font-bold">Kronologi Kasus yang Viral di Media Sosial</h2>
<p class="font-claude-response-body break-words whitespace-normal leading-[1.7]">Kasus ini bermula dari unggahan akun X <strong>@sampahfhui</strong> yang membeberkan keberadaan grup pesan singkat berisi konten merendahkan perempuan. Yang membuat publik geram bukan hanya isinya, melainkan siapa yang ada di dalamnya.</p>
<p class="font-claude-response-body break-words whitespace-normal leading-[1.7]">Akun tersebut menulis bahwa banyak anggota grup adalah <strong>petinggi organisasi fakultas</strong>, ketua angkatan, bahkan ada yang sedang mencalonkan diri sebagai ketua pelaksana ospek. Konten itu langsung menyebar dan memantik kemarahan luas, terutama di kalangan mahasiswa dan aktivis isu gender.</p>
<p class="font-claude-response-body break-words whitespace-normal leading-[1.7]">Unggahan ini menjadi pemicu aduan resmi yang masuk ke FH UI pada <strong>12 April 2026</strong> — hanya selang beberapa jam setelah konten viral.</p>
<h2 class="text-text-100 mt-3 -mb-1 text-[1.125rem] font-bold">Sanksi Tegas BPM, 16 Mahasiswa Angkatan 2023 Dipecat dari IKM</h2>
<p class="font-claude-response-body break-words whitespace-normal leading-[1.7]">Langkah paling konkret datang dari <strong>Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) FH UI</strong>. Mereka mengeluarkan <strong>Surat Keputusan Nomor 007/SK/BPMFHUI/IV/2026</strong> yang secara resmi mencabut status keanggotaan aktif Ikatan Keluarga Mahasiswa (IKM) FH UI dari <strong>16 mahasiswa angkatan 2023</strong> yang teridentifikasi terlibat.</p>
<p class="font-claude-response-body break-words whitespace-normal leading-[1.7]">BPM menyebut pencabutan ini sebagai konsekuensi atas pelanggaran <strong>Peraturan Dasar IKM FH UI</strong>. Dalam pernyataan resminya, mereka menegaskan:</p>
<blockquote class="ml-2 border-l-4 border-border-300/10 pl-4 text-text-300">
<p class="font-claude-response-body break-words whitespace-normal leading-[1.7]"><em>&#8220;Kami menyadari bahwa kekerasan seksual dalam bentuk apapun — termasuk verbal dan tertulis melalui ruang digital — meninggalkan luka yang nyata dan mencederai rasa aman yang seharusnya dijaga bersama.&#8221;</em></p>
</blockquote>
<p class="font-claude-response-body break-words whitespace-normal leading-[1.7]">Beberapa implikasi pencabutan status IKM yang perlu kamu ketahui:</p>
<ul class="[li_&amp;]:mb-0 [li_&amp;]:mt-1 [li_&amp;]:gap-1 [&amp;:not(:last-child)_ul]:pb-1 [&amp;:not(:last-child)_ol]:pb-1 list-disc flex flex-col gap-1 pl-8 mb-3">
<li class="whitespace-normal break-words pl-2"><strong>Kehilangan hak sebagai anggota aktif</strong> organisasi kemahasiswaan resmi di FH UI</li>
<li class="whitespace-normal break-words pl-2"><strong>Berpotensi tidak dapat mengikuti kegiatan akademik tertentu</strong> yang mensyaratkan keanggotaan aktif</li>
<li class="whitespace-normal break-words pl-2"><strong>Proses sanksi kampus tetap berjalan terpisah</strong> di tingkat fakultas dan rektorat</li>
<li class="whitespace-normal break-words pl-2"><strong>Kasus berpotensi berujung ke ranah hukum pidana</strong> jika ditemukan pelanggaran ketentuan yang berlaku</li>
</ul>
<h2 class="text-text-100 mt-3 -mb-1 text-[1.125rem] font-bold">Respons Dekan dan Rektorat UI</h2>
<p class="font-claude-response-body break-words whitespace-normal leading-[1.7]"><strong>Dekan FH UI, Dr. Parulian Paidi Aritonang SH LLM MPP</strong>, tidak tinggal diam. Melalui pernyataan resmi, ia menegaskan bahwa fakultas <strong>mengecam keras</strong> segala bentuk perilaku yang merendahkan martabat manusia dan bertentangan dengan etika akademik.</p>
<p class="font-claude-response-body break-words whitespace-normal leading-[1.7]">Ia memastikan proses penelusuran dan verifikasi sedang berjalan secara <strong>serius, cermat, dan menyeluruh</strong> — dengan menjunjung tinggi prinsip kehati-hatian dan keadilan bagi semua pihak. Jika ditemukan pelanggaran pidana, fakultas siap berkoordinasi dengan pihak berwenang.</p>
<p class="font-claude-response-body break-words whitespace-normal leading-[1.7]">Di level yang lebih tinggi, <strong>Rektor UI Prof. Heri Hermansyah</strong> menyatakan sikap saat ditanya wartawan usai acara penandatanganan nota kesepakatan dengan Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Gedung Balai Sidang UI, Depok, <strong>Senin (13/4/2026)</strong>.</p>
<p class="font-claude-response-body break-words whitespace-normal leading-[1.7]"><em>&#8220;Sama-sama kita monitor ya. Kita lawan kekerasan seksual,&#8221;</em> tegasnya.</p>
<p class="font-claude-response-body break-words whitespace-normal leading-[1.7]">Heri mengaku baru mendengar kasus ini dan langsung menghubungi dekan FH UI untuk meminta laporan resmi. Rektorat akan memantau penanganan di tingkat fakultas sambil memastikan proses berjalan sesuai prosedur.</p>
<h2 class="text-text-100 mt-3 -mb-1 text-[1.125rem] font-bold">Kekerasan Seksual Digital, Ancaman Nyata di Lingkungan Kampus</h2>
<p class="font-claude-response-body break-words whitespace-normal leading-[1.7]">Kasus ini menjadi pengingat keras bahwa <strong>kekerasan seksual tidak selalu berbentuk fisik</strong>. Grup pesan singkat, meme merendahkan, atau komentar bernuansa pelecehan di ruang digital sama-sama meninggalkan dampak psikologis yang nyata bagi korban.</p>
<p class="font-claude-response-body break-words whitespace-normal leading-[1.7]">Yang lebih mengkhawatirkan: pelaku bukan orang asing — mereka adalah figur yang seharusnya memegang tanggung jawab di lingkungan kampus. Ketika pemimpin organisasi mahasiswa justru menjadi bagian dari budaya pelecehan, pertanyaan yang muncul bukan hanya soal sanksi individu, tapi soal <strong>sistem seleksi dan pembinaan pemimpin mahasiswa</strong> yang perlu dievaluasi secara menyeluruh.</p>
<p class="font-claude-response-body break-words whitespace-normal leading-[1.7]">Langkah BPM FH UI yang bergerak cepat patut diapresiasi. Namun penyelesaian jangka panjang membutuhkan lebih dari sekadar pemecatan keanggotaan — dibutuhkan edukasi, mekanisme pelaporan yang aman, dan budaya kampus yang benar-benar zero tolerance terhadap kekerasan seksual dalam segala bentuknya.</p>
<h2>FAQ</h2>
<h4 class="text-text-100 mt-2 -mb-1 text-base font-bold">Apa yang terjadi pada 16 mahasiswa FH UI yang diduga melakukan pelecehan?</h4>
<p class="font-claude-response-body break-words whitespace-normal leading-[1.7]">BPM FH UI resmi mencabut status keanggotaan aktif IKM FH UI dari 16 mahasiswa angkatan 2023 melalui SK Nomor 007/SK/BPMFHUI/IV/2026. Selain itu, mereka juga terancam sanksi kampus dari pihak fakultas jika terbukti melanggar aturan yang berlaku.</p>
<h4 class="text-text-100 mt-2 -mb-1 text-base font-bold">Bagaimana kasus pelecehan seksual mahasiswa FH UI ini terungkap?</h4>
<p class="font-claude-response-body break-words whitespace-normal leading-[1.7]">Kasus bermula dari unggahan akun X @sampahfhui yang membeberkan tangkapan layar percakapan grup pesan singkat berisi konten pelecehan dan objektifikasi perempuan. Konten tersebut viral pada pertengahan April 2026, mendorong aduan resmi masuk ke FH UI pada 12 April 2026.</p>
<h4 class="text-text-100 mt-2 -mb-1 text-base font-bold">Apa sikap resmi pihak UI terhadap kasus ini?</h4>
<p class="font-claude-response-body break-words whitespace-normal leading-[1.7]">Dekan FH UI Dr. Parulian Paidi Aritonang menyatakan mengecam keras perilaku tersebut dan membuka proses verifikasi menyeluruh. Rektor UI Prof. Heri Hermansyah juga menegaskan komitmen kampus melawan kekerasan seksual dengan pernyataan &#8220;Kita lawan kekerasan seksual.&#8221;</p>
<h4 class="text-text-100 mt-2 -mb-1 text-base font-bold">Apakah kekerasan seksual verbal di grup chat termasuk pelanggaran hukum?</h4>
<p class="font-claude-response-body break-words whitespace-normal leading-[1.7]">Ya. Berdasarkan Permendikbudristek No. 30 Tahun 2021, kekerasan seksual mencakup tindakan verbal dan tertulis, termasuk melalui media digital. Jika terbukti, pelaku dapat dikenai sanksi akademik sekaligus berpotensi dijerat hukum pidana sesuai ketentuan yang berlaku.</p>
<div class="saboxplugin-wrap" itemtype="http://schema.org/Person" itemscope itemprop="author"><div class="saboxplugin-tab"><div class="saboxplugin-gravatar"><img decoding="async" src="https://www.pelajarwajo.com/wp-content/uploads/2023/07/cropped-icon-pelajar-wajo-150x150.webp" width="100" height="100" srcset="https://www.pelajarwajo.com/wp-content/uploads/2023/07/cropped-icon-pelajar-wajo-270x270.webp 2x" alt="Pelajar Wajo" class="avatar avatar-100 wp-user-avatar wp-user-avatar-100 alignnone photo" /></div><div class="saboxplugin-authorname"><a href="https://www.pelajarwajo.com/author/wajopelajar/" class="vcard author" rel="author"><span class="fn">Pelajar Wajo</span></a></div><div class="saboxplugin-desc"><div itemprop="description"><p>Seorang Pelajar dari Wajo yang suka menulis artikel di blog untuk berbagi informasi, tips, dan pengalaman seputar dunia pendidikan yang relevan dan bermanfaat bagi pelajar di Indonesia</p>
</div></div><div class="saboxplugin-web "><a href="https://www.pelajarwajo.com" target="_self" >www.pelajarwajo.com</a></div><div class="clearfix"></div></div></div><p>The post <a href="https://www.pelajarwajo.com/2026/04/14/pelecehan-seksual-fh-ui-16-mahasiswa-kehilangan-status-ikm/">Pelecehan Seksual FH UI, 16 Mahasiswa Kehilangan Status IKM</a> appeared first on <a href="https://www.pelajarwajo.com">Pelajar Wajo</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.pelajarwajo.com/2026/04/14/pelecehan-seksual-fh-ui-16-mahasiswa-kehilangan-status-ikm/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
