AplikasiTeknologi

10 Aplikasi Desain Alternatif Selain Canva untuk Konten

Pelajar Wajo
73
×

10 Aplikasi Desain Alternatif Selain Canva untuk Konten

Share this article
10 Aplikasi Desain Alternatif Selain Canva untuk Konten

Pelajarwajo.com – Canva memang nyaman: template banyak, drag-and-drop gampang, dan cocok buat pemula sampai profesional. Tapi kadang kamu butuh sesuatu yang lebih spesifik—misalnya edit PSD tanpa install software, bikin infografis yang lebih “data-driven”, atau workflow desain yang lebih ngebut buat marketing dan social media.

Kabar baiknya, ada banyak aplikasi desain alternatif selain Canva yang nggak kalah keren. Di bawah ini kamu akan menemukan 10 pilihan terbaik lengkap dengan keunggulan fitur dan cocoknya untuk kebutuhan apa—biar kamu nggak buang waktu coba-coba tanpa arah.

Cara Memilih Alternatif Canva yang Paling Pas

Sebelum loncat ke daftar aplikasinya, coba cek dulu kamu tipe pengguna yang mana. Ini membantu banget buat menentukan pilihan:

Kamu fokusnya apa?

  • Konten media sosial cepat jadi → butuh template, resize otomatis, dan stok visual.
  • Branding & materi marketing → butuh konsistensi brand kit, kolaborasi tim, dan export siap cetak.
  • Infografis & laporan → butuh chart, visualisasi data, dan layout yang rapi.
  • Edit foto/komposit → butuh layer, masking, remove background, dan format PSD.
  • UI/UX atau aset digital → butuh vektor, grid, dan kontrol desain yang lebih presisi.

Pertimbangkan juga ini

  • Berbasis web atau aplikasi (penting kalau device kamu terbatas)
  • Gratis vs berbayar (cek batas export, watermark, dan limit template)
  • Kemudahan kolaborasi (tim kerja? perlu komentar/akses)
  • Format file yang didukung (PNG, JPG, PDF, SVG, PSD, dll.)

Berikut 10 Aplikasi Desain Alternatif Selain Canva

1) Easil — Template Trendi untuk Konten Marketing yang “Nendang”

Kalau kamu suka gaya desain Canva tapi pengin rasa yang lebih “marketing-ready”, Easil patut masuk shortlist. Platform ini berbasis browser dan terkenal karena templatenya modern, cocok untuk kebutuhan sosial media dan materi promosi.

Fitur unggulan Easil

  • Template trendi untuk Instagram Stories, post promo, banner, dan konten campaign
  • Efek teks yang menarik seperti teks melengkung, glow, shadow
  • Bisa bikin GIF animasi (nilai plus buat konten yang lebih hidup)
  • Bisa dipakai gratis, cocok buat yang baru mulai
Baca juga:  Top 10 Laptop Gaming dibawah 10 Juta

Cocok untuk:

Konten kreator, admin sosmed, dan tim marketing yang butuh desain cepat tapi tetap terlihat profesional.

2) Photopea — Alternatif Photoshop Gratis yang Bisa Buka PSD

Ini salah satu “hidden gem” terbaik. Photopea adalah editor gambar berbasis web yang bisa menangani raster dan vektor, bahkan bisa buka file PSD tanpa install Photoshop.

Fitur unggulan Photopea

  • Mendukung workflow layer yang cukup kompleks
  • Bisa untuk tugas ringan (resize, crop) sampai berat (komposit, ilustrasi, layout web)
  • Konversi format file dan export fleksibel
  • Bisa dipakai tanpa daftar dan berjalan di hampir semua browser

Cocok untuk:

Kamu yang sering menerima file PSD dari klien/tim dan butuh edit cepat dari laptop mana pun.

3) Digifloat — Paket Lengkap untuk Bisnis: Branding, UI/UX, sampai Konten

Kalau kebutuhan kamu lebih “bisnis banget”—misalnya branding, desain pemasaran, bahkan jasa pembuatan konten—Digifloat menawarkan pendekatan yang lebih profesional dan terarah untuk kebutuhan komersial.

Fitur unggulan Digifloat

  • Fokus untuk kebutuhan bisnis: logo, branding, UI/UX web marketing
  • Mendukung output desain yang lebih siap pakai untuk operasional brand
  • Paket harga disebut relatif terjangkau dibanding layanan desain yang “full service”

Cocok untuk:

UMKM, startup, atau pemilik brand yang butuh desain rapi dan konsisten tanpa biaya agensi yang mahal.

4) Stencil — Sahabat Blogger (Terintegrasi dengan WordPress)

Buat kamu yang ngeblog dan pengin workflow super praktis, Stencil menarik karena bisa terhubung ke WordPress lewat plugin. Jadi bikin gambar blog post atau featured image bisa lebih cepat dan konsisten.

Fitur unggulan Stencil

  • Banyak template, stok foto, dan font
  • Integrasi yang mempermudah publikasi konten
  • Cocok untuk produksi visual yang repetitif (misalnya thumbnail artikel)

Cocok untuk:

Blogger, content writer, dan tim editorial yang rutin butuh visual untuk artikel.

5) Venngage — Rajanya Infografis, Bagan, dan Visual Data

Kalau kamu sering bikin infografis, presentasi data, atau laporan yang perlu kelihatan “serius tapi tetap menarik”, Venngage adalah salah satu opsi paling aman.

Baca juga:  Xiaomi Perluas Jangkauan Update HyperOS 2024, Sampai ke 100+ Perangkat!"

Fitur unggulan Venngage

  • Ratusan template untuk infografis, chart, diagram, report
  • Bisa untuk konten sosial media dan presentasi
  • Antarmuka simpel—pemula pun cepat paham

Cocok untuk:

Mahasiswa, analis, tim riset, HR, atau marketing yang sering membuat laporan dan visual data.

6) Desygner — Web + Mobile, Plus Bisa Edit PDF

Desygner fleksibel karena bisa dipakai via web maupun mobile. Yang bikin menonjol: kemampuan edit PDF, yang sering jadi kebutuhan “mendesak” di dunia kerja (misalnya revisi flyer, brosur, atau dokumen promosi).

Fitur unggulan Desygner

  • Ribuan template siap pakai dan bisa dikustomisasi
  • Edit PDF langsung (praktis banget)
  • Akses jutaan gambar gratis dari sumber seperti Flickr/Google (tergantung kebijakan dan lisensi penggunaan)
  • Integrasi media sosial dan tools editing yang mudah

Cocok untuk:

Tim marketing dan admin operasional yang sering revisi materi promosi dalam format PDF.

7) Pixlr — Editor Online Berbasis AI yang Cepat dan Serbaguna

Pixlr cocok kalau kamu suka kerja cepat dan nggak mau ribet install aplikasi. Banyak fitur yang didorong AI sehingga editing bisa lebih otomatis, terutama untuk kebutuhan konten harian.

Fitur unggulan Pixlr

  • AI photo editor untuk mempercepat proses editing
  • Bulk photo editor (edit banyak foto sekaligus)
  • Remove background yang praktis untuk foto produk/konten
  • Template dan elemen desain plus opsi animasi

Cocok untuk:

Seller online, content creator, dan siapa pun yang butuh edit foto cepat untuk katalog, iklan, atau sosmed.

8) Colorcinch — Ubah Foto Jadi Kartun/Anime + Banyak Efek Keren

Kalau kamu pengin gaya visual yang lebih playful—misalnya bikin avatar, konten bergaya kartun, atau feed yang estetik—Colorcinch punya kekuatan utama di efek dan transformasi gambar.

Fitur unggulan Colorcinch

  • Efek “cartoon/anime look” yang populer
  • Antarmuka intuitif, nggak bikin pusing
  • Banyak filter, efek, overlay, dan elemen dekoratif
  • Tersedia versi online dan opsi aplikasi mandiri
  • Koleksi premium foto stok, ikon, overlay (bergantung paket)

Cocok untuk:

Kreator konten, personal branding, atau brand yang ingin tampil unik dan beda dari desain template biasa.

Baca juga:  Browser Penghasil Uang: Apa Saja dan Bagaimana Cara Kerjanya?

9) Snappa — Bikin Konten Sosmed & Iklan dalam Hitungan Menit

Snappa menonjol karena orientasinya ke “instant design”—bikin visual untuk sosial media, blog, atau iklan dengan proses minimal.

Fitur unggulan Snappa

  • Ribuan template unik untuk kebutuhan cepat
  • Aset pendukung seperti foto, ikon, vektor (tergantung paket)
  • Editing minimalis, cocok buat pemula dan produksi cepat

Catatan kekurangan yang perlu kamu tahu

  • Pilihan font relatif terbatas
  • Simpan gambar umumnya PNG/JPG
  • Tidak ideal untuk kebutuhan vektor tingkat lanjut
  • Disebut punya keterbatasan fitur seperti auto-save dan undo (ini penting kalau kamu sering revisi)

Cocok untuk:

Kebutuhan desain cepat dan simpel, terutama untuk sosial media dan blog banner.

10) Visme — Buat Mockup, Infografis, Video, sampai Materi Interaktif

Kalau kamu butuh satu platform yang bisa “ngangkat” presentasi dan materi visual jadi lebih interaktif, Visme termasuk yang paling kuat. Bukan cuma desain statis, tapi juga bisa merambah ke konten yang lebih dinamis.

Fitur unggulan Visme

  • Bisa bikin mock-up, infografis, video, desain produk
  • Cocok untuk materi pembelajaran interaktif
  • Template grafis fleksibel dan bisa dikustomisasi
  • Mendukung integrasi dengan berbagai tools (berguna untuk workflow tim)

Cocok untuk:

Pendidik, trainer, tim corporate, dan marketer yang butuh presentasi dan materi visual yang lebih “hidup” dan rapi.

 

Canva Populer, Tapi Bukan Satu-satunya Jawaban

Canva bisa jadi “default tool” buat banyak orang, tapi bukan berarti selalu yang paling cocok untuk semua kebutuhan. Kadang kamu butuh editor yang lebih fleksibel seperti Photopea, butuh spesialis infografis seperti Venngage, atau butuh kecepatan berbasis AI seperti Pixlr.

Intinya: pilih aplikasi desain yang paling mendukung workflow kamu, bukan yang paling ramai dipakai. Coba 2–3 opsi dari daftar ini, pakai untuk satu proyek yang sama, lalu bandingkan mana yang paling nyaman dari sisi fitur, kecepatan, dan hasil akhir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *