Pelajarwajo.com – POCO kembali menekan pedal gas di pasar smartphone Indonesia lewat POCO F8 Series yang mengusung tagline “The True Flagship” dan semangat #POCONYABERAKSI. Tahun ini pendekatannya jelas: bukan lagi sekadar “flagship killer”, melainkan naik kelas menjadi flagship sepenuhnya—namun tetap menjaga DNA POCO yang identik dengan Extreme Performance & Extreme Price.
Dalam peluncurannya, POCO menghadirkan dua varian paling kencang di lini ini: POCO F8 Pro dan POCO F8 Ultra. Keduanya menargetkan pengguna yang menuntut performa tinggi, sistem kamera yang makin serius, serta daya tahan baterai yang lebih panjang—tiga aspek yang paling sering jadi alasan orang upgrade ponsel.
Sekilas Pengenalan: Dua Lini, Dua Karakter, Satu Tujuan—Flagship Tanpa Basa-basi
POCO memposisikan F8 Series sebagai jawaban untuk pengguna yang ingin pengalaman kelas atas tanpa kompromi yang mengganggu aktivitas harian. Bedanya, masing-masing varian punya karakter kuat:
- POCO F8 Ultra difokuskan sebagai perangkat “ultimate power” untuk pengguna ekstrem, termasuk gamer kompetitif dan pengguna yang sering menjalankan beban kerja berat.
- POCO F8 Pro dirancang sebagai flagship all-rounder yang tetap bertenaga, namun lebih menonjolkan keseimbangan efisiensi, desain, dan pengalaman harian.
Pendekatan dua model ini masuk akal: tidak semua orang butuh spek paling “brutal”, tapi banyak yang tetap ingin rasa flagship—mulai dari layar, kamera, sampai baterai—tanpa harus membeli ponsel dengan harga yang melambung.
POCO F8 Ultra: Ultimate Power untuk Hardcore Gamer dan Power User
Performa: Dual Chipset dan Skor AnTuTu Tembus 3,9 Juta
Di atas kertas, POCO F8 Ultra adalah pernyataan tegas: ini ponsel untuk pengguna yang menuntut performa puncak. POCO membekalinya dengan dual chipset Snapdragon® 8 Elite Gen 5 dan VisionBoost D8, dengan klaim skor AnTuTu tembus 3,9 juta. Angka ini bukan sekadar bahan promosi—ia mengindikasikan fokus pada:
- respons sistem yang lebih instan,
- stabilitas frame rate saat game berat,
- kemampuan multitasking yang lebih “lapang” untuk penggunaan ekstrem.
Bagi gamer, bukan cuma FPS tinggi yang dicari, tetapi FPS stabil dalam durasi panjang. Karena itu POCO memasangkan optimasi performa dengan sistem pendinginan yang lebih serius.
Pendinginan: LiquidCool Technology 3D dengan Dual-Channel IceLoop
POCO F8 Ultra dibekali LiquidCool Technology 3D dual-channel dual-layer IceLoop untuk menjaga suhu tetap stabil. Dalam penggunaan nyata, pendinginan seperti ini relevan untuk:
- sesi gaming panjang (MOBA, FPS kompetitif, atau game open-world),
- perekaman video resolusi tinggi,
- edit video/foto langsung di ponsel,
- kerja berat seperti rendering ringan atau multitasking agresif.
Semakin stabil suhu perangkat, semakin kecil kemungkinan performa turun (thermal throttling). Artinya, perangkat tidak hanya cepat di awal, tetapi konsisten cepat.
Layar: 6,9 Inci POCO HyperRGB AMOLED, 120Hz, Bezel Tipis
Untuk pengalaman visual, POCO F8 Ultra membawa layar 6,9 inci POCO HyperRGB AMOLED dengan bezel 1,5mm, refresh rate 120Hz, serta efisiensi luminans yang diklaim lebih baik. Kombinasi ini mengarah pada pengalaman yang:
- lebih imersif untuk gaming dan streaming,
- lebih halus untuk navigasi dan scrolling,
- lebih nyaman untuk penggunaan luar ruangan berkat efisiensi dan luminans.
POCO juga menyebut adanya AI Super Resolution dari modul GEX terbaru, yang biasanya diarahkan untuk meningkatkan ketajaman visual pada konten tertentu. Dalam konteks pengguna, hasilnya paling terasa saat menikmati konten video atau bermain game yang mendukung peningkatan detail.
Audio: Sound by Bose + Sistem 2.1-Channel dengan Subwoofer Internal
Salah satu pembeda paling menarik adalah kolaborasi Sound by Bose dengan sistem audio 2.1-channel serta subwoofer internal. Ini bukan sekadar speaker “kencang”, melainkan upaya untuk menciptakan pengalaman audio yang:
- lebih berbobot di frekuensi rendah (bass),
- lebih hidup untuk game dan film,
- lebih enak untuk musik tanpa harus selalu memakai TWS/headset.
Jika implementasinya matang, ini bisa jadi nilai tambah yang signifikan, karena audio sering menjadi aspek yang “dikorbankan” di banyak flagship tipis.
Kamera POCO F8 Ultra: Triple 50MP, Sensor Lebih Serius, dan Periscope 5x Pertama di POCO
Sistem Triple 50MP dengan Sensor Light Fusion 950
Untuk kamera, POCO F8 Ultra mengusung sistem triple 50MP dengan sensor Light Fusion 950 yang diklaim menghadirkan dynamic range lebih luas. Secara praktis, dynamic range yang baik membantu saat memotret kondisi dengan kontras tinggi, misalnya:
- wajah di tempat teduh dengan latar langit terang,
- foto sore menjelang malam,
- kondisi indoor dengan lampu kuat.
Hasil yang diharapkan: highlight tidak cepat “blown out” dan bayangan tidak terlalu gelap.
Periscope Telephoto 5x Optical: Zoom Jarak Jauh Lebih Layak
POCO menyebut kehadiran 5x Optical Periscope Telephoto pertama di POCO. Ini penting karena zoom optik periscope biasanya menjadi fitur flagship premium. Keuntungan utamanya:
- pemotretan jarak jauh lebih tajam,
- detail subjek lebih terjaga dibanding zoom digital,
- foto panggung konser, street photography, atau potret candid jadi lebih fleksibel.
Dengan periscope 5x, pengguna tidak perlu “mendekat” secara fisik untuk mendapatkan komposisi yang diinginkan—yang sering kali justru menentukan apakah momen bisa tertangkap atau tidak.
Baterai POCO F8 Ultra: 6500mAh + 100W HyperCharge + 50W Wireless
Di sektor daya, POCO F8 Ultra dibekali baterai 6500mAh. Kapasitas sebesar ini mengubah pola pakai: pengguna heavy usage biasanya paling merasakan peningkatan pada:
- gaming lebih lama tanpa was-was,
- penggunaan kamera lebih sering,
- tethering/hotspot,
- perjalanan harian tanpa tergantung power bank.
Untuk pengisian daya, tersedia 100W HyperCharge dan 50W wireless HyperCharge. Kombinasi ini menyasar dua kebutuhan: pengisian super cepat saat buru-buru dan kenyamanan wireless saat di meja kerja atau di rumah.
POCO F8 Pro: All-Round Flagship yang Stylish dan Efisien
Desain: One-Piece Milled Glass untuk Kesan Premium
POCO F8 Pro ditujukan untuk pengguna yang ingin flagship yang powerful tapi tetap stylish. Salah satu poin yang ditekankan adalah desain one-piece milled glass, yang biasanya berkontribusi pada:
- feel premium saat digenggam,
- tampilan yang lebih rapi dan solid,
- kesan flagship yang lebih “matang”.
Ini penting karena banyak pengguna tidak hanya membeli performa—mereka juga membeli pengalaman, termasuk desain dan kualitas build.
Performa: Snapdragon® 8 Elite + WildBoost Optimization
POCO F8 Pro dibekali Snapdragon® 8 Elite dan WildBoost Optimization. Fokusnya bukan sekadar kencang, tetapi kencang yang lebih terukur untuk pemakaian harian. WildBoost Optimization umumnya mengarah pada:
- pengelolaan performa yang lebih stabil,
- alokasi daya yang lebih efisien,
- tuning untuk skenario gaming dan aplikasi berat.
Hasil yang ditargetkan: pengalaman flagship yang tetap responsif tanpa mengorbankan efisiensi berlebihan.
Layar: POCO HyperRGB AMOLED 2K-class yang Lebih Hemat Daya
Di sektor layar, POCO F8 Pro mengusung POCO HyperRGB AMOLED 2K-class dengan klaim hemat daya hingga 22,3%. Ini adalah poin yang sering dicari pengguna: layar tajam yang tidak “menguras” baterai. Dalam penggunaan nyata, layar hemat daya biasanya terasa pada:
- screen-on time yang lebih panjang,
- pemakaian outdoor yang tetap nyaman,
- konsumsi baterai lebih stabil saat streaming dan scrolling.
Audio Sound by Bose juga tetap hadir, menunjukkan POCO ingin konsisten di kualitas multimedia, bukan hanya fokus pada chipset.
Pendinginan: IceLoop Triple-Layer 3D
Agar performa tetap adem, POCO F8 Pro dilengkapi IceLoop triple-layer 3D. Untuk pengguna, ini berarti perangkat lebih siap menghadapi:
- rapat online berjam-jam,
- multitasking kerja (dokumen + browsing + chat),
- editing konten,
- gaming dalam durasi sedang hingga panjang.
Perangkat yang adem biasanya juga lebih nyaman digenggam—hal sederhana, tetapi berpengaruh besar di pemakaian harian.
Kamera POCO F8 Pro: Telephoto 50MP + Sensor Light Fusion 800 + OIS
Telephoto yang Lebih Serius: 2,5x Optical dan 5x Lossless Zoom
POCO F8 Pro mendapatkan peningkatan kamera yang terasa praktis: 50MP telephoto dengan 2,5x optical zoom serta 5x lossless zoom. Untuk pengguna, telephoto berkualitas artinya:
- potret lebih natural (distorsi wajah lebih minim dibanding wide),
- foto anak atau hewan peliharaan dari jarak aman,
- komposisi street photography yang lebih fleksibel.
Sensor Utama Light Fusion 800 + OIS untuk Foto Lebih Stabil
Sensor utama Light Fusion 800 dipasangkan dengan OIS (Optical Image Stabilization). OIS sangat relevan untuk:
- foto malam yang lebih tajam (mengurangi blur karena tangan),
- video lebih stabil,
- pemotretan indoor yang pencahayaannya tidak selalu ideal.
Kombinasi telephoto dan OIS ini membuat F8 Pro lebih “serius” sebagai kamera harian—bukan sekadar kamera untuk dokumentasi cepat.
Benefit Tambahan POCO F8 Series: Spotify Premium, Bundling Data, hingga Garansi Lebih Panjang
POCO tidak hanya menjual perangkat, tetapi juga menambahkan benefit yang terasa nyata untuk pengguna baru:
- Spotify Premium:
- 4 bulan untuk POCO F8 Ultra
- 3 bulan untuk POCO F8 Pro
- Bundling AXIS hingga 517GB per tahun
- Proteksi layar 6 bulan
- Garansi resmi 15 bulan, dan bisa diperpanjang hingga 24 bulan
- Komitmen update: 4 tahun update OS dan 6 tahun security update
Kenapa Benefit Ini Penting?
Di segmen flagship, nilai beli bukan cuma “spek”. Pengguna juga mempertimbangkan:
- biaya kepemilikan jangka panjang (garansi, proteksi layar),
- dukungan software (update OS dan keamanan),
- benefit harian (Spotify + kuota besar).
Dengan paket seperti ini, POCO mencoba memperkuat narasi: flagship bukan hanya cepat saat unboxing, tetapi juga terjaga dalam pemakaian bertahun-tahun.
POCO F8 Ultra vs POCO F8 Pro: Mana yang Lebih Cocok untuk Kamu?
Pilih POCO F8 Ultra jika:
- kamu gamer kompetitif yang mengejar performa puncak dan stabilitas,
- kamu butuh baterai lebih besar (6500mAh) dan opsi wireless charging 50W,
- kamu ingin kamera yang lebih agresif dengan periscope 5x optical,
- kamu mengutamakan pengalaman multimedia “total” (layar besar + audio 2.1 dengan subwoofer).
Pilih POCO F8 Pro jika:
- kamu ingin flagship kencang yang lebih seimbang dan efisien,
- kamu peduli desain premium dan feel perangkat,
- kamu butuh kamera telephoto yang kuat untuk harian (2,5x optical + 5x lossless),
- kamu ingin layar 2K-class yang tajam namun lebih hemat daya.
Penutup
POCO F8 Series hadir dengan arah yang jelas: memperbesar lompatan di CPU, kamera, dan baterai—tiga pilar yang paling menentukan pengalaman flagship modern. POCO F8 Ultra tampil sebagai mesin “ultra” untuk pengguna ekstrem dengan dual chipset, layar besar, audio ambisius, kamera periscope 5x, serta baterai 6500mAh. Sementara POCO F8 Pro mengambil jalur yang lebih seimbang: tetap flagship, tetap kencang, desain lebih stylish, layar 2K-class efisien, pendinginan solid, serta kamera yang naik kelas dengan telephoto dan OIS.











